Perempuan Desa Basokan Inisiasi Kebun Pekarangan sebagai Bentuk Adaptasi Perubahan Iklim

Toraja Utara — Sebagai respons terhadap perubahan iklim yang semakin dirasakan, kelompok perempuan di Desa Basokan, dengan inisiasi dari Konsorsium Yaku-PayoPayo, memulai langkah proaktif dengan pembuatan demplot kebun pekarangan. Tahap awal dari inisiatif ini melibatkan persiapan lahan yang nantinya akan ditanami berbagai jenis sayuran, dengan tujuan memperkuat ketahanan pangan dan mendukung ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Pada 31 Agustus 2024, sebanyak 19 perempuan dan 2 laki-laki dari Dusun Tambolang Ra’po, Lembang Basokan, bersama-sama mempersiapkan lahan yang berlokasi di pekarangan milik bendahara Kelompok Perhutanan Sosial. Lahan ini akan dijadikan kebun percontohan, di mana sayuran akan ditanam sebagai salah satu bentuk adaptasi terhadap perubahan iklim.

Kepemimpinan Perempuan dalam Adaptasi Iklim

Perempuan Desa Basokan memainkan peran penting dalam inisiatif ini, mulai dari tahap perencanaan hingga persiapan lahan. Dengan dukungan Konsorsium Yaku-PayoPayo, mereka memimpin dalam mengorganisir kegiatan gotong royong, di mana masyarakat bekerja sama untuk mempersiapkan lahan pekarangan menjadi kebun yang produktif. Inisiatif ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan, tetapi juga memberdayakan perempuan dalam pengelolaan sumber daya alam di tingkat rumah tangga.

Pada tahap selanjutnya, lahan yang telah disiapkan ini akan ditanami berbagai jenis sayuran, dengan harapan hasilnya dapat membantu mengurangi ketergantungan pada pasokan pangan dari luar desa dan memperkuat ekonomi rumah tangga.

Kebun Pekarangan sebagai Solusi Adaptasi Iklim

Kebun pekarangan di Dusun Tambolang Ra’po diharapkan dapat menjadi contoh konkret bagaimana adaptasi perubahan iklim dapat dilakukan melalui tindakan yang sederhana dan nyata. Meskipun saat ini masih berada dalam tahap persiapan lahan, inisiatif ini sudah memperlihatkan komitmen masyarakat, khususnya perempuan, dalam mengatasi tantangan iklim yang ada.

Dengan memanfaatkan lahan yang tersedia di pekarangan, masyarakat dapat mengurangi jejak karbon dan meningkatkan ketahanan pangan, sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem lokal.

Membangun Ketahanan untuk Masa Depan

Langkah awal dalam persiapan demplot kebun pekarangan ini adalah bagian dari upaya jangka panjang yang diinisiasi oleh Konsorsium Yaku-PayoPayo untuk membangun ketahanan pangan dan ekonomi di Desa Basokan. Dengan melibatkan perempuan sebagai pemimpin dalam proses ini, inisiatif ini menunjukkan bahwa adaptasi perubahan iklim bisa dimulai dari tingkat komunitas.

Keberhasilan tahap persiapan lahan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk melakukan tindakan serupa, membangun ketahanan bersama dalam menghadapi perubahan iklim yang terus berkembang.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *